Tuesday, May 10, 2011

Cinta???

Seperti yang kita ketahui..gejala "couple-couple" ni memang sangat berleluasa.         ( kenapa perkataan couple tu kaler PINK?? aku sengaja buat macam tu..JAMBU la katakan..bukan JAMBU maharaja lawak..tapi JAMBU untuk dimakan)okeh! Kita teruskan dengan perbincangan kita hari ni tentang CINTA. xyah la nk ambik contoh mana2..kita ambik contoh yang dekat aje. Somewhere Near Penang. ( sbb aku bermastautin kat sne)  Bukan main lagi anak-anak remaja zaman sekarang nih kan...tanpa segan silu buat sesuka hati mereka. alaa..korang faham2 laa.. bila orang lain nampak budak2 yang tertentu nih buat sesuatu..mula lah tersebar cerita-cerita yang x sedap didengar..nih yang buat fed-up nih. Apa tidaknya..orang-orang luar pun dah tahu tentang cerita2 tuh..lalu mengaibkan nama individu tersebut sekali gus nama parents dan nama university tempat individu itu study. x cukup lagi ke ceramah-ceramah yang diadakan untuk menyedarkan korang tentang "sentuh" antara satu sama lain yang bukan muhrim ini?


Sebenarnya...budak2 yang berkaitan nih masih belum memahami sepenuhnya perkataan CINTA tersebut.Pada dorang..cukup sekadar berkata "saya sayang awak" "I LOVE YOU" "i dont miss you"   apa semua nih? lain la kalau kata kat parents macam nih kan sejuk perut ibu mengandungkan awak kan? Baiklah..mari kita sama2 memahami maksud..erti...makna CINTA yang sebenar


Cinta adalah salah satu sumber kekuatan unik dalam diri manusia. Ia menjadi tenaga penggerak hati dan jiwa yang akan menghasilkan sikap, perbuatan dan perilaku. Cinta  seperti yang terurai dalam sebait sajak dari film laris indonesia, Ketika Cinta Bertasbih:
Cinta adalah kekuatan yg mampu
mengubah duri jadi mawar
mengubah cuka jadi anggur
mengubah sedih jadi riang
mengubah amarah jadi ramah
mengubah musibah jadi muhibah.
Namun demikian, cinta pun boleh menghasilkan perubahan yang sebaliknya: mengubah mawar menjadi duri, dan seterusnya.

 Seperti sabda Rasulullah saw:
 "hati itu bersifat gampang terbolak-balik bagaikan bulu yang terombang-ambing oleh angin yang berputar-putar. Sebagaimana amal-amal dan perilaku kita yang senantiasa bersumber dari niat dan motivasi di dalam hati, maka cinta pun bisa mewujud dengan dasar niat yang beraneka rupa. Ada cinta yang tulus, penuh kerelaan. Namun ada pula cinta yang penuh duri dan racun. Ada cinta yang merupakan buah keimanan dan ketaqwaan. Namun ada pula cinta yang berlandaskan nafsu hina"

Bagi seorang muslim dan beriman, cnta terbesar dan cinta hakiki ialah cinta kepada Allah. Bentuk cinta dapat kita wujudkan dalam berbagai rupa tanpa batas ruang dan waktu dan kepada siapa atau apa saja asalkan semuanya bersumber dari kecintaan kita kepada Allah dan kerana menggapai redha-Nya.

Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. (Al-Baqarah: 165)

Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (ikutilah Muhammad saw.), nescaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. (Ali Imran: 31)

“Tali iman yang paling kuat adalah cinta kerana Allah dan benci kerana Allah.” (HR. At Tirmidzi)

agar cinta tidak menjerumuskan kita ke dalam lubang kehinaan, ada baiknya kita mengambil hikmah dari sumber-sumber islam dan perkataan para ulama berikut ini.
Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.
Hamka
Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.
Hamka
Tanda cinta kepada Allah adalah banyak mengingat (menyebut) Nya, karena tidaklah engkau menyukai sesuatu kecuali engkau akan banyak mengingatnya.
Ar Rabi’ bin Anas (Jami’ al ulum wal Hikam, Ibnu Rajab)
Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar (cinta) dunia padahal kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya redha atau murka terhadapnya.
Salman al Farisi (Az Zuhd, Imam Ahmad)
Sesungguhnya apabila badan sakit maka makan dan minum sulit untuk tertelan, istirahat dan tidur juga tidak nyaman. Demikian pula hati apabila telah terbelenggu dengan cinta dunia maka nasihat susah untuk memasukinya.
Malik bin Dinar (Hilyatul Auliyaa’)
Cintailah kekasihmu sekadarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu.
Ali bin Abi Thalib
Engkau berbuat durhaka kepada Allah, padahal engkau mengaku cinta kepada-Nya? Sungguh aneh keadaan seperti ini. Andai kecintaanmu itu tulus, tentu engkau akan taat kepada-Nya. Karena sesungguhnya, orang yang mencintai itu tentu selalu taat kepada yang ia cintai.

 Demikianlah beberapa kutipan dari sedikit tokoh-tokoh islam.Semoga kita ambil hikmah daripadanya. Semoga Allah memudahkan segala urusan anda dan memberikan manfaat kepada anda sekalian. Insya-allah.








Wallahualam.



4 comments:

@kuSEkaDARberkongsi said...

entry yang bagus admin.
saya x nak komen cuma nak cadang kita x payah guna ayat "couple" tue lg coz dkt kamus, couple = have sex. even lect. BEL pown dok bising kita salah guna perkataan "couple" nie.

apa2 pown, GOgoGO PeersPenang!!..

proalltime said...

Cinta merupakan satu sifat sula jadi di dalam sanubari manusia... Oleh hal sedemikian semua diantara kita perlu bercinta... Tetapi cinta yg bagaimana yg selalu menjadi persoalan... Cinta sesama insan merupakan satu tuntutan akan tetapi jangan kita lupa yg cinta kepada pencipta perlu diletak no1, cinta kepada rasul no2, cinta kepada ibu bapa no3, cinta kepada ilmu no3 dan akhir sekali barulah cinta diantara seorang lelaki dan wanita.... Barulah mendapat Nikmat cinta yg sebenar...

Peer Counselor UiTMPP said...

oh ye ke? hehe ok2
terima kasih atas cadangan anda :)

Peer Counselor UiTMPP said...

oh ye ke? hehe ok2
terima kasih atas cadangan anda :)